3 Cara Cek Oksigen Sensor Mobil : Fungsi, Ciri & Akibat

Cara Cek Oksigen Sensor Mobil

Cara Cek Oksigen Sensor Mobil – Berbeda dengan mobil zaman dulu, mobil keluaran terbaru sekarang ini dilengkapi dengan fitur-fitur bertekhnologi canggih dan salah satunya yaitu penggunaan sensor pada mobil. Banyak sekali sensor – sensor yang diaplikasikan pada sebuah mobil, salah satunya yang akan kita bahas kali ini sensor oksigen. Osigen sensor merupakan salah satu komponen pada mobil jenis injeksi yang mempunyai peran cukup vital dalam mewujudkan performa mobil yang optimal, yaitu membantu menentukan rasio pembakaran, membuat efisiensi gas buang jadi baik dengan cara memberi sinyal inpuut ke ECU berupa nilai kadar oksigen didalam exhaust manifold.

Bagi orang awam mungkin komponen yang satu ini terdengar asing, tetapi bagi oerang yang kesehariannya berkecimpung dibidang otomotif (khususnya mobil) pasti sudah tidak asing lagi dengan komponen ini. Seperti jenis sensor pada umumnya, sensor oksigen ini juga rentan mengalami permasalahan baik itu karena usia pakai maupun karena kurangnya perawatan.

Selain itu penggunaan yang terus menerus juga sebagai salah satu penyebab kerusakan sensor oksigen. Rusaknya oksigen sensor bisa menimbulkan banyak efek yang akhirnya mengakibatkan performa mobil jadi tidak maksimal, untuk itulah perlu dilakukan pengecekan dan perawatan secara berkala pada komponen ini. Lalu bagaimana cara mengetahui kondisi atau cara cek oksigen sensor dalam keadaan baik atau sudah harus diganti?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, pada kesempatan kali ini Spbukita akan memberikan informasi seputar hal tersebut yakni cara cek oksigen sensor. Jadi buat yang ingin mengetahui atau sedang mencari informasi mengenai cara cek oksigen sensor, simak ulasan lengkap Spbukita tentang cara cek oksigen sensor berikut ini.

Cara Cek Oksigen Sensor Mobil

Cara Cek Oksigen Sensor Mobil.

Mengetahui kondisi oksigen sensor sangat penting guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat rusaknya oksigen sensor dan tentunya untuk menjaga performa mobil tetap prima. Nah untuk mengetahui kondisi oksigen sensor, dibawah ini Spbukita berikan langkah-langkah cara melakukanya atau cara cek oksigen sensor.

1. Cara Cek Oksigen Sensor secara Visual

Cara Cek Oksigen Sensor secara Visual

Cara cek oksigen sensor secara visual bisa dilakukan dengan memperhatikan kondisi warna dari oksigen sensor. Dengan melihat kondisi warna tersebut, bisa digunakan sebagai acuan langkah apakah yang harus dilakukan sekaligus mengetahui penyebabnya.

1. Oksigen Sensor Berwarna Kehitaman & Beroli

Penyebab : Hal ini karena konsumsi oli mesin yang berlebihan.
Solusi : Lakukan pengecekan pada valve guide dan sealnya, lakukan penggantian oksigen sensor.

2. Oksigen Sensor Berwarna Kecoklatan

Penyebab : Campuran bahan bakar dan udara terlalu kaya.
Solusi : Cek bagian fuel pressure, penggantian oksigen sensor.

3. Oksigen Sensor Berwarna Putih atau Kemerahan

Penyebab : Pemakaian additive atau mencampur bahan bakar dengan zat tambahan untuk menaikan oktan.
Solusi : Kurangi atau bila perlu hilangkan pemakaian fuel additive, penggantian oksigen sensor.

4. Oksigen Sensor Berwarna Hijau

Penyebab : Bocornya cairan pendingin yang masuk keruang bakar.
Solusi : Cek kondisi bagian blok mesin, intake manifold, cylinder head, head gasket, perikasa apakah ada keretakan atau sudah aus.

2. Cara Cek Oksigen Sensor Secara Manual

Cara Cek Oksigen Sensor Secara Manual

Untuk pengecekan Oksigen sensor dengan cara manual, langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Pertama matikan mesin dengan kunci kontak pada posisi Off
  2. Jika sudah, copot oksigen sensor mobil
  3. Kemudian hidupkan mesin
  4. Selanjutnya cek tegangan soket oksigen sensor dari ECU, pastikan terdapat tegangan DC dengan nilai 5-12 volt
  5. Lalu cek juga bagian cek engine, jika menyala berati ECU normal, sebaliknya jika tidak menyala berarti ECU bermasalah.

3. Cara Cek Oksigen Sensor Memakai Scanner

Cara Cek Oksigen Sensor Memakai Scanner

Selain kedua cara diatas, cara cek oksigen sensor juga bisa dilakukan dengan menggunakan scanner. Dibandingkan kedua cara diatas, cara cek oksigen sensor memakai scanner relatif lebih mudah untuk dilakukan karena tinggal melihat hasinya melalui layar scanner. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Pertama nyalakan mesin
  2. Setelah itu hubungkan scanner ke port ODB II, biasanya terletak dibawah kemudi/stir
  3. Kemudian pada scanner masuk ke menu Test Oksigen Sensor, lalu jalankan
  4. Tunggu beberapa saat hingga muncul hasilnya pada layar scanner
  5. Jika terlihat tegangan berubah-ubah dari 0,1-0,9 volt menandakan oksigen sensor pada kondisi normal, sebaliknya jika tegangan tidak berubah berarti oksigen sensor rusak.

Ciri dan Akibat Dari Oksigen Sensor Rusak

Ciri dan Akibat Dari Oksigen Sensor Rusak

Dibawah ini merupakan ciri atau tanda serta akibat yang ditimbulkan jika terjadi kerusakan pada komponen oksigen sensor mobil.

1. Ciri-ciri Oksigen Sensor Mobil Rusak

Ciri ciri Oksigen Sensor Mobil Rusak

Oksigen sensor rusak akan ditandai dengan hal atau kejadian yang terjadi pada kerja mesin, dan tanda-tanda tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Lampu check engine menyala
  • Emisi gas buang meningkat
  • Performa mobil menurun, bahkan hilang
  • Bau bensin karena campuran bahan bakar dan udara terlalu kaya maupun lean

2. Akibat Oksigen Sensor Rusak

Akibat Oksigen Sensor Rusak

Dan akibat jika oksigen sensor rusak adalah sebagai berikut :

  • Mobil ngempos atau tidak bertenaga
  • Bahan bakar boros dan tidak terkontrol
  • Pembacaan sinyal input ECU salah, sehingga membuat injektor tidak tepat dalam penyemprotan campuran bahan bakar dan udara yang berakibar performa mesin jadi tidak optimal
  • Kerusakan mesin karena proses pembakaran diruang bakar tidak bekerja dengan baik.

Akhir Kata

Nah itu dia uraian mengenai cara cek oksigen sensor mobil yang bisa Spbukita bagikan, semoga bisa bermanfaat dan juga membantu serta bisa menambah wawasan bagi para pembaca artikel ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *