Abdullah Ginanjar Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger

√ Apa Itu Tie Rod : Fungsi dan Cara Kerjanya

Apa itu Tie Rod

Apa Itu Tie Rod – Berbicara tentang sistem kemudi, tidak lepas dari apa yang namanya Tie Rod. Komponen tersebut merupakan salah satu komponen yang memiliki peranan penting untuk membuat kendaraan bisa berjalan dengan kestabilan maksimal.

Posisinya sendiri terletak pada bagiana steering rack atau biasanya kita sebut dengan steering box serta juga kunckle roda depan. Sementara itu adanya tie rod adalah sebagai penghubung di antara keduanya.

Untuk itu bentuk komponen tersebut mengikuti mengikuti sistem kemudi yang terpasang di kendaraan. Sebagai pernghubung dalam sistem kemudi, komponen itu mengalami penurunan performa.

Namun, untuk mengatasi terjadinya kerusakan yang terlalu sering, maka pera pengguna kendaraan perlu melakukan perawatan pada bagian ini. Berikut spbukita.com akan merangkum apa itu tie rod, dan seberapa jauh peranannya dalam sistem kemudi.

Apa Itu Tie Rod

Apa itu Tie Rod

Kenyamanan kendaraan berkendara sangat bergantung pada berbagai komponen yang terpasang pada sistem kemudi, salah satunnya adalah tie rod. Seperti yang telah di singgung di atas, bagian ini merupakan salah satu komponen atau spare part yang bekerja sebagai penghubung antara knuckle roda serta steering gearbox.

Komponen ini memiliki bentuk memanjang terthubung dengan roda mobil depan serta steering rack. Lalu seperti apa bentuk tie rod ? komponen ini pada umumnya berbentuk memanjang, namun dalam jenis kendaraan yang menggunakan steering rack, komponen ini terbagi menjadi 2 jenis yakni tie rod end dan juga long tie rod.

Fungsi Tie Rod

Fungsi

Lalu apa saja fungsi dari komponen ini, berikut penjelasannya.

1. Penghubung Steering Gear Box dan Cakram Roda

Komponen ini mampu bekerja sebagai penghubung antara steering box dengan cakram roda atau wheel knukcle bagian depan kendaraan. Dengan fungsinya itu, maka mobil dapat bergerak selaras dengan putaran kemudi.

2. Sebagai Penghubung Putaran Setir (Kemudi) ke Roda Depan

Fungsi berikutnya komponen ini adalah sebagai penerus putaran sistem kemudi atau setir ke roda depan. Dengan kemampuannya maka gerakan putar kemudi berubah menjadi gaya tarik atau dorong, sehingga kendaraan dapat berbelok ke kanan ataupun ke kiri.

3. Pengatur Jarak Sisi Roda

Istilah ini biasa di sebut dengan selisish toe. Toe merupaka istilah yang sering di pakai untuk mengukur jarak antara sisi roda depoan dengan roda belakang, penghitungan biasanya di lihat dari bagian atas kendaraan

Toe sendiri di bagi menjadi dua, yakni toe out dan toe in. Lalu apa pentingnya menghitung selisih toe. Adanya selisih toe menjadikan roda depan mampu berjalan dengan stabil. Penghitungan slisih toe juga mampu meminimalisir keausan.

4. Meredam Getaran Roda

Fungsi berikutnya dalah meredam getaran roda agar tidak mencapai kemudi. Untuk itu bagian ini juga mampu memiliki peranan seperti BALL JOINT dengan kemampuan sebagai pemutus gerakan naik dan turun, maupun gerak kanan dan kiri.

Tepatnya tie rod end sebagai pemutus gerakan kanan dan kiri, dan long tie rod memutus gerakan naik serta turun. Untuk itu gerakan naik turun tidak akan naik pada kabin kemudi maupun penumpang.

Cara Kerja

Cara Kerja

Lalu apa dan bagaimana prinsip keranya ? seperti telah di singgung di atas, cara kerjanya adalah meneruskan putaran kemudi atau setir ke bagaian steering gear, kemudian di teruskan menuju steering knuckle pada roda mobil depan. Jadi secara sederhana, saat pengemudi menggerakan setir, maka akan di teruskan ke arah roda.

Kemudian saat setir di pitar, maka gerakan memutar tersebut akakn di teruskan pada steering box dan berubah menjadi dorongan dan tarikan. Selanjutanya komponen ini akan meneruskan gerakan ke roda, sehingga roda dapat bergerak mengikuti gerakan kemudi.

Ciri-Ciri Kerusakan Tie Rod

Ciri Ciri Kerusakan Tie Rod

Sepertihalnya berbagai KOMPONEN MESIN MOBIL seiring pemakaian jangka panjang, maka komponen ini mengalami penurunan kualitas, untuk itu sistem kerjanya tidak akan maksimal. Berikut ini apa yang menjadi ciri-ciri kerusakan komponen tie rod.

1. Ban Menjadi Aus Secara Tidak Merata

Kerusakan salah satu bagian sistem kemudi tersebut juga dapat di kenali dari keausan ban mobil tidak merata. Untuk itu, jika anda ingin mengatahui kepastian tersebut, maka anda harus memperhatikan dan meninspeksi kedua ban depan. Jika salah satunya aus, maka segeralah periksa komponen ini.

2. Timbul Suara pada Bagian Kaki-Kaki MObil

Kerusakan komponen terserbut juga dapat di kenali, jika terdengar suara pada di bawah mobil. Biasanya suara tersebut berasal pada kaki mobil, utamanya saat mobil di belokan.

3. Kendaraan Sering Membuang ke Satu Arah

Kendaraan Sering Membuang ke Satu Arah, kondisi demikian sangat berbahaya sekali hal tersebut sudah dapat di pastikan kondisinya rusak perlu di lakukan perbaikan atau pergantian. Pasalnya kstebilan mobil sudah tidak lagi optimal dan berpotensi mengakibatkan kecelakaan.

4. Getaran Setir Saat Mobil Dibelokan

Ciri-ciri terakhir adalah terdapat getaran pada setir, dapat anda rasakan. Kondisi tersebut memang tidak akan terasa saat mobil berjalan lurus, namun saat mobil di belokan terlebih sapai batas belok, maka akan terjadi getaran pada kemudi.

Penyebab Tie Rod Rusak

Kerusakan seringkali di awali dengan cara berkendara kurang baik, ataupun seringnya melewati medan berat. Berikut apa saja faktor penyebab kerusakannya, berikut ulasannya.

1. Karet Ball Joint Sobek

Penyebab pertama adalah, sobeknya karet pembungkus BALL JOINT. Hal tersebut sangat mempengaruhi keseluruhan kinerja sistem transmisi, pasalnya peran karet pembungkus ball joint berfungsi untuk menjaga pelumasan.

2. Kendornya baut Tie Rod

Masalah demikian sering terjadi, seringnya bergerak menjadi kan baut pengunci mengalami pengenduran. Hal itu juga dapat di sebabkan karena pemasangan tidak sempurna, untuk itu pemasangannya membutuhkan aspek kehati-hatian atau tekhnik khusus.

3. Long Tie Rod Membengkok

Selain kedua penyebab di atas, kerusakan juga bisa di sebabkan bagian long tie rod telah membengkok. Bengkoknya komponen tersebut bisa di sebabkan karena ban mobil yang ukurannya terlampau besar dan juga bisa di sebabkan karena mobil pernah mengalami kecelakaan yang membuatnya membengkok.

Begini Cara Memperbaiki Tie Rod

Begini Cara Memperbaiki Tie Rod

Setelah mengetahui apa saja berbagai faktor penyebab-penyebab kerusakan, kali ini kita akan membahas cara memperbaikinya. Meperbaiki salah satu bagian sistem kemudi berikut sebenarnya cukup mudah, namun untuk hasil lebih maksimal, sebagiknya lakukan berbaikan di bengkel kepercayaan anda.

  • Langkah pertama adalah mendongkrak bagian depan mobil, kemudian goyangkan roda bagian depan, baik kanan atau kiri. Hal itu untuk memastikan kondisi ban oblak atau tidak, jika terjadi oblak maka sudah pasti bagian tie rod bermasalah.
  • Kemudian setelah bagian depan kendaraan terangkat dongkrak, anda bisa mengecek lewat kemudi atau setir. Jika kondisi kemudi berat, maka tie rod masih dalam kondisi aman, namun jika bagian setir di putar terasa enteng, maka terjadi kerusakan tie rod dan juga ball joint.
  • Kemudian anda juga bisa mengecek kondisi karet pembungkus ball joint, pastikan tidak ada kebocoran apa lagi robek. Hal itu di karenakan bagian tersebut adalah pembungkus pelumasan dan sangat berpengaruh dengan sistem kemudi secara keseluruhan.
  • Jika setelah memperbaiki kerusakannya, kondisi kemudi atau setir tidak ada perunahan, maka anda perlu menggantinya dengan tie rod yang baru.

Dari rangkuman di atas membuktikan bahwa peranannya tidak sembarangan pada sistem kemudi, apa lagi jika mengalami kerusakan maka harus di lakukan perbaikan. Demikian informasi seputar apa itu tie rod dari spbukita.com, semoga apa yang kami informasikan untuk anda bermanfaat.

Abdullah Ginanjar Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *