√ Tanda Engine Mounting Rusak : Penyebab & Solusi

Tanda Engine Mounting Rusak

Tanda Engine Mounting Rusak – Sebuah kendaraan bermotor roda empat tersusun dari banyak komponen yang berkaitan satu sama lain sehingga kendaran bisa berfungsi seperti seharusnya, dan salah satu komponen tersebut yaitu engine mounting.

Bagi yang awam tentang otomotif dan komponen-komponen pendukungnya pastinya akan asing mendengar komponen satu ini, sebab engine mounting memang bukanlah komponen yang populer dan juga merupakan komponen yang tidak sering rusak atau perlu diganti.

Engine mounting atau didunia perbengkelan sering disebut juga dengan istilah dudukan mesin merupakan komponen mobil yang terbuat dari material karet dan dilapisi besi di sekeliling serta bagian tengahnya. Letaknya berada di bagian engine bay yaitu diantara mesin dan rangka mobil.

Sesuai judul artikel diatas, pada kesempatan kali ini Spbukita akan memberikan informasi tentang komponen mobil yang satu ini yaitu engine mounting. Jadi bagi yang ingin mengetahui secara detail mengenai engine mounting, seperti fungsi engine mounting, tanda atau ciri engine mounting rusak dan lain sebagainya bisa simak ulasan lengkap dari Spbukita mengenai tanda engine mounting rusak berikut ini.

Tanda Engine Mounting Rusak

Tanda Engine Mounting Rusak.

Tanda tanda atau gejala komponen engine rusak dapat dirasakan dan dilihat oleh mekanik maupun pemilik mobil terkait tentang kenyamanan dalam berkendara, karena salah satu fungsi dari engine mounting ini adalah untuk meredam atau mengurangi suara bising mesin ketika mobil dalam keadaan hidup. Berikut beberapa ciri atau tanda tanda kerusakan engine mounting :

1. Ada Getaran Yang Muncul Dari Mesin

Tanda atau ciri pertama yakni adanya getaran tidak biasa dari mesin. Setiap mobil dihidupkan pastinya mesin akan menghasilkan getaran yang kuat, namun hal tersebut dapat diatasi dengan komponen engine mounting ini. Sebab salah satu fungsi dari engine mounting ini adalah untuk meredam atau meminimalisasi getaran, sehingga getaran tidak dirasakan oleh penumpang. Dan ketika getaran yang dirasa tidak seperti biasanya atau terasa lebih kuat, bisa jadi karena engine mounting telah rusak.

Getaran dari mesin ini bisa dirasakan dan dilihat ketika mobil dalam keadaan putaran idle atau stasioner, getaran/guncangan ini terjadi karena engine mounting tidak mampu lagi menahan/menyangga mesin dengan baik.

2. Mesin Menghentak Ketika Dinyalakan

Kemudian tanda tanda atau ciri yang kedua yakni adanya hentakan ketika mesin mobil dihidupkan. Hentakan yang terjadi 1 atau 2 kali masih terbilang wajar dan belum cukup sebagai tanda engine mounting rusak, namun jika hentakan sudah sangat sering terjadi sebaiknya lakukan pengecekan pada komponen engine mounting.

3. Terdengar Suara Tidak Normal

Tanda engine mounting rusak selanjutnya yakni adanya suara tidak normal ketika mesin mobil nyala. Seperti kita ketahui bahwa engine mounting terbuat dari material karet yang mampu menahan/menopang mesin supaya tidak bergerak, nah dengan lamanya pemakaian material karet ini bisa jadi getas dan mengakibatkan retak bahkan robek. Robeknya karet engine mounting ditandai dengan munculnya suara tidak normal dari mesin.

Jadi ketika mobil dalam posisi mesin hidup dan terdengar suara tidak wajar, sebaiknya segera lakukan pengecekan pada engine mounting dan jika ternyata memang benar engine mounting rusak (karet robek) segera lakukan penggantian karena jika dibiarkan bisa jadi akan menyebabkan kerusakan pada komponen lainnya.

4. Terdengar Suara Ketika Melewati Polisi Tidur

Tanda tanda engine mounting rusak berikutnya yakni adanya suara pada saat melewati polisi tidur, efek ini akan sangat terasa oleh para pengemudi. Pada kondisi seperti itu yaitu melewati polisi tidur, getaran akan sangat terasa, jadi perlu diperhatikan benar-benar saat kendaraan melewati jalan bergelombang.

5. Terdapat Cairan di Sekitar Engine Mounting

Kemudian ciri atau tanda tanda engine mounting rusak yang terakhir yakni adanya cairan disekitar komponen engine mounting. Jadi selain tanda tanda seperti tersebut diatas, terdapat pula tanda yang bisa dilihat secara kasat mata, yaitu ketika jika dilakukan pengecekan pada engine mounting dan disekitar karet dan besi terlihat cairan yang merembes maka sebaiknya lakukan penggantian pada engine mounting.

Penyebab Engine Mounting Rusak

Penyebab Engine Mounting Rusak

Engine mounting memang salah satu komponen yang jarang sekali rusak, namun seiring dengan batas usia pakai telah habis, engine mounting juga bisa akan mengalami kerusakan. Hal tersebut yakni engine mounting rusak biasanya sebagai tanda adalah adanya keretakan pada karet pada engine mounting tersebut.

Seiring usia pemakaiannya, karet pada enginge mounting pastinya akan menjadi keras dan getas, sebagai tanda nya adalah keretakan pada karet. Jika hal seperti in (keretakan) dibiarkan saja, artinya engine mounting tidak diganti maka keretakan tadi lama-kelamaan akan membuat engine mounting robek.

Penyebab atau faktor yang dapat mempercepat engine mounting rusak yaitu besarnya beban yang harus ditahan atau diterima oleh engine mounting, beban besar itu misalnya pada saat mobil dipakai untuk berakselerasi. Selain karena jarang rusak, letak atau posisi dari engine mounting yang tersembunyi inilah membuat komponen ini jarang terpantau kondisinya, padahal jika engine mounting rusak juga bisa menimbulkan berbagai masalah.

Akhir Kata

Demikian ulasan dari Spbukita mengenai tanda engine mounting rusak yang bisa dibagikan, semoga bisa bermanfaat dan juga membantu serta bisa menambah wawasan bagi para pembaca artikel ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *