Komponen Rem Tromol Beserta Cara Kerja & Fungsinya 2020

Seperti kita ketahui jika jenis motor memiliki dua tipe sistem pengeremannya yakni rem cakram dan rem tromol. Keduanya memiliki fungsi sama sebagai pengeremannya, hanya saja terdapat beberapa komponen berbeda, seperti halnya dengan komponen rem tromol masing-masing memiliki fungsi sendiri.

Didalam sebuah motor memang ada cukup banyak sekali part dengan fungsi dan cara kerjanya masing-masing, terutama bagian dalam mesin salah satunya noken as dan lainnya. Jenis rem tromol memiliki cara kerja yang tidak jauh dengan rem cakram, nah kali ini Spbukita akan membahas lebih dalam seputar rem tromol dibawah ini.

Komponen Rem Tromol Cara Kerja & Fungsinya

Komponen Rem Tromol

Jenis rem tromol biasanya paling sering digunakan pada jenis motor matic dan motor bebek dengan kapasitas kurang dari 125 cc. Sedangkan motor sport atau motor lebih dari 150 cc akan menggunakan tipe rem cakram, bahkan tidak hanya motor saja kok ada beberapa mobil juga ada yang menggunakan tipe rem tromol. Masing-masing sistem pengereman dari sebuah kendaraan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Komponen Rem Tromol

Setidaknya kurang lebih ada sembilan komponen atau part pada tipe rem tromol dan semua bagiannya memiliki fungsi masing-masing. Jika anda ingin mengetahui lebih jelas dan detail dari beberapa komponennya, bisa simak informasi berikut ini.

Backing Plate

Backing Plate

Langsung saja kita bahas komponen pertama dengan nama Backing Platae , jika dilihat dari bentuknya hampir seperti sebuah wadah bundar dengan bahan logam. Secara jelas dan pastinya jika komponen ini merupakan sebuah rangka untuk melindungi beberapa komponen dari rem tromol.

Perlu kami tegaskan lagi kepada anda semua jika Backing Plate memiliki fungsi sebagai pelindung dari beberapa bagian didalam sebuah rem tromol. Pada bagian dalamnya memiliki bentuk berbeda dan cukup banyak lubang, itu di desain sesuai dengan beberapa bentuk dari part lainnya.

Silinder Roda

Silinder Roda

Wheel Cylinder atau lebih dikenal dengan Slinder Roda merupakan part pada rem tromol selanjutnya, pada komponen ini memiliki bentuk cukup kecil namun memiliki fungsi sangat besar. Jadi jangan remehkan dari bentuknya, adapun fungsinya tersendiri sehingga pengereman bisa berjalan dengan sempurna.

Sedangkan fungsi utama dari silinder roda ialah mengubah tekanan fluida menjadi gerakan mekanis, jika dilihat seperti cara kerja piston rem cakram. Kurang lebih seperti itu, dimana merubah sebuah teksanan menjadi mekanis.

Sepatu Rem & Kampas

Sepatu Rem

Selanjutnya adalah Kampas Rem atau sepatu rem, jika dilihat dari bentuknya pasti anda semua sudah tahu dari fungsi komponen satu ini. Kampas rem tromol memang memiliki bentuk seperti bulan sabit, biasanya pada sebuah rem akan ada dua bagian.

Meski sudah banyak orang tahu dengan fungsinya, namun kami tetap akan jelaskan kepada anda semuanya jika fungsi kampas rem ialah untuk menghentikan laju dari sebuah kendaraan. Dimana cara kerjanya bagian atas sepatu rem akan menekan mangkuk atau rumah tromol, sehingga kendaraan akan berhenti.

Return Spring

Return Spring

Return Spring atau per rem tromol memiliki fungsi cukup simpel, karena bertugas untuk mengembalikan sepatu rem ketika sedang menakan yang didorong oleh tuas rem. Pada kompomen ini memiliki dua jenis yakni Uper Spring dan Lower Spring, kedua tipe ini memiliki fungsi sama tapi beda bagian.

Untuk Uper Spring fungsinya untuk mengembalikan sepatu rem tromol ke posisi awal, sedangkan untuk Lowe Spring berfungsi untuk menjaga posisi dari dua sepatu rem tetap bisa menekan bagian dari adjuster.

Brake Shoe Holder

Brake Shoe Holder sekilas seperti penutup dari jenis rem tromol, apalagi pada pemasangan menempal dan menutup bagian dari dalaman rem tromol maka sangat wajar saja banyak yang menyebut tutup tromol.

Padahal tidak hanya itu saja fungsi dari Brake Shoe Holder, karena pada bagian dalam terdapat bentuk menyesuaikan dengan bentuk dalamnya. Sehingga pada saat bagian ini dipasang akan menutup rapi, semua bagian akan bekerja dengan sempurna.

Brake Shoe Adjuster

Brake Shoe Adjuster

Selanjutnya adalah Brake Shoe Adjuster, komponen satu ini terletak pada bagian bawah tromol rem. Pada komponen ini berfungsi untuk setel atau adjuster antara ruang celah dari sepatu rem dengan mangkuk rem.

Dalam bahasa kasar sering kita sebut dalam penyetelan rem dalam atau rendah. Biasanya penggunaan diukur dari sipemilik kendaraan itu sendiri, akan nyaman yang gimana.

Parking Brake Lever

Parking Brake Lever

Parking Brake Lever merupakan komponen pada rem tromol yang bisa mebedakan antara rem tromol motor dan rem tromol mobil, karena bentuknya jelas sudah berbeda.

Bagian ini berfungsi sebagi penghubung antara brake shope dan sisi satunya terhubung dengan kabel rem, pada komponen ini memiliki dua tipe yakni Park Brake Lever dan Brak Shoe Link dan masing-masing memliki fungsi sama.

Drum / Rem Tromol

Drum Rem Tromol

Rem Tromol atau juga disebut dengan Drum salah satu komponen paling utama dari sebuah tipe pengereman rem tromol. Cara kerjanya sendiri sebagai media yang ditekan oleh sepatu rem, sehingga laju kendaraan lama-lama akan berhenti juga.

Media satu ini memang berbahan kuat sehingga umurnya cukup panjang, namun akan berbeda jika bagian dari sepatu rem sudah halus akan merusak permukaan dari drum itu. Sehingga menyebabkan kinerja dari rem tromol tidak bekerja dengan sempurna, karena sepatu rem harus menekan lebih dalam lagi.

Parking Brake Cable

Parking Brake Cable

Parking Brake Cable atau lebih dikenal dengan kabel rem salah satu komponen cukup penting, karena rem bisa bekerja jika kabel rem ditarik pada handle rem. Dalam bahasa mekanik sebagai penghubung antara rem parkir dengan parking brake laver, sehingga rem tromol dapat bekerja dengan semestinya.

Cara Kerja Rem Tromol

Jika anda sudah paham betul akan beberapa komponen dari rem tromol seperti kami sebutkan diatas, bisa kita simpulkan jika sistem kerjanya jauh lebih ribet dari rem cakram depan. Namun semua itu tidak menjadi sebuah masalah, soalnya kualitasnya dan tujuan utamanya sama kok, sama-sama untuk hentikan laju kendaraan.

Dalam artian jika rem tromol bekerja dengan cara menekan pada energi putaran, sehingga media lama kelamaan akan berhenti. Namun dalam cara kerja rem tromol harus disertai dengan perhitungan tepat, sehingga rem tromol dapat bekerja dengan semestinya. Agar tetap berfungsi normal, pastikan selalu dibersihkan bagian dalam rem tromol.

Nah itulah informasi yang sudah kami sampaikan kepada anda semuanya, jika rem tromol memiliki cukup banyak sekali. Masing-masing memiliki fungsinya sendiri-sendiri dari bagian dalam sebuah rem tromol hingga cable rem dan beberapa part lainnya. Dalam perawatan sebuah rem tromol tidak seperti rem cakram, sehingga pengguna harus sering-sering untuk cek rem tromol.

Sekiranya cukup sekian informasi kali ini dan semoga saja artikel dari spbukita bisa menambah. wawasan seputar dunai otomotif. Mungkin cukup sampai disini saja informasi kali ini, pembaca bisa mencari infomasi seputar dunia otomotif di Spbukita.com.

You May Also Like

About the Author: Abdullah Ginanjar

Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger