Abdullah Ginanjar Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger

3 Jenis Sistem Pendingin dan Fungsinya Masing-Masing 2020

Jenis Sistem Pendingan dan Fungsinya

Pada sebuah kendaraan motor atau juga mobil memiliki sebuah mesin, dimana setiap mesin dihidupkan lama kelamaan mesin akan panas. Untuk itu kenapa pabrikan kendaraan mobil dan motor memberikan sistem pendingin bertujuan untuk menstabilkan suhunya, adapun dalam penggunaan disesuaikan dengan jenis sistem pendingin dan memiliki fungsinya masing-masing.

Didalam sebuah sistem pendingin pada kendaraan memiliki beberapa komponen didalamnya, dimana masing-masing memiliki cara keranya sendiri. Untuk komponen paling utama ialah kipas pendingin dimana memiliki fungsi untuk mengalirkan udara segar ke radiator. Kemudian ada juga radiator, dimana memiliki fungsi untuk mengalirkan udara panas ke udara bebas dan masih ada beberapa komponen lainnya.

Pada kesempatan sebelumnya Spbukita.com juga sudah menjelaskan kepada kalian semua akan cara kerja sistem pendingin. Nah pada kesempatan sangat baik ini kami kembali memberikan informasi tentang sistem pendingin pada sebuah kendaraan. Sesuai dengan judul diatas, untuk pembahasan kali ini akan lebih detail dari semua jenis sistem pendingin. Karena tertdapa beberapa jenis sering digunakan pada sebuah kendaraan roda dua maupun juga roda empat.

Secara khsusu sistem pendingin memiliki prinsip menyalurkan udara dingin lalu mengeluarkan udara panas yang dihasilkan oleh mesin kendaraan. Adapun dalam cara kerjanya secara logika sangat mudah dipahami, karena dilakukan dengan cara pemindahan saja kok. Jika anda ingin mengetahui lebih jelas dan detailanya, maka dapat simak saja informasi sudah kami persiapkan dibawah ini.

Jenis Sistem Pendingin dan Fungsinya

Jenis Sistem Pendingan dan Fungsinya

Apabila anda merupakan pengendara dari motor, pastinya sudah tidak asing lagi dengan yang namanya sistem pendingin air ? jenis ini memang sudah digunakan di beberapa motor-motor baru. Jenis tersebut memang memiliki kinerja sangat bagus, sehingga suhu mesin motor anda tetap stabil. Namun dalam hal ini terdapat perawatan harus kalian perhatikan, sehingga tetap bekerja dengan sempurna. Namun perawatan dari sebuah sistem pendingin tidak seperti mesin, jadi jangka waktunya cukup lama kok.

Jenis Sistem Pendingin

Diawal pembahasan Spbukita.com sudah jelaskan kepada kalian semua, bila ssitem pendingin pada sebuah kendaraan memiliki beberapa komponen penting mulai dari kipas pendingin, radiator, air radiator dan masih banyak lagi lainnya. Sedangkan kali ini kami akan membahas ke pokok utamanya yakni jenis dari sistem pendingin  pada sebuah mesin di kendaraan, untuk mengetahui lebih jelasnya langsung saja simak ulasan berikut ini.

Sistem Pendingin Air (Air Coolant)

Air Coolant

Untuk jenis pertama adalah sistem pendingina air atau air coolant, pada jenis ini sering digunakan pada kendaraan roda dua dan roda empat. Prinsip dari pendingin ini menggunakan air untuk menghasilkan udara dingin dan membuang udara panas ke luar. Namun penggunaan air bukan air biasa namun menggunakan air coolant, dan air tersebut harus kalian isi jika sudah mulai habis.

Pada jenis ini memiliki beberapa komponen penting dan masing-masing memiliki cara kerjanya masing-masing. Adapun beberapa kelebihan jika menggunakan jenis ini, untuk pertama prosesnya lebih cepat ketika suhu panas mulai terjadi. Lalu untuk kedua bekerja secara otomatis apabila suhu panas sudah masuk ke suhu sesuai dengan pengaturannya.

Sistem Pendingin Udara (Alami)

Untuk jenis kedua ialah udara atau alami, dalam penggunaan ini tidak semua jenis kendaraan menggunakannya, Biasanya untuk jenis kendaraan motor dengan kapasitas mesin dibawah 150 cc. Pada jenis ini dirasa lebih simpel, karena cara kerjanya hanya membutuhkan udara bebas yang masuk ke area mesin motor saja. Maka dari itu beberapa motor dengan cc kecil, letak mesin tidak di tutup dengan penutup.

Hal tersebut bertujuan untuk memudahkan udara luar masuk ke area mesin motor, maka tak heran jika mesin motor yang menggunakan pendingin ini terdapat sirip-sirip. Lalu untuk kelebihan pada jenis ini prosesnya lebih cepat dan tanpa harus menggunakan komponen lainnya. Hanya saja terdapat kekurangannya, motor kemungkinan besar akan mengalami overheat.

Sistem Pendingin Oil

Oil Coolant

Lalu untuk jenis terakhir ialah sistem pendingin oli atau sering disebut oil cooler, pada jenis ini memang jarang digunakan oleh banyak kendaraan. Namun beberapa ada yang menggunakan jenis ini, pada dasarnya untuk jenis ini hanya untuk mendinginkan oli didalam mesin saja. Karena seperti kita ketahui jika oli mesin bukan hanya untuk pelumas komponen didalam mesin saja, melainkan untuk mendinginkan suhu mesin juga,

Pada sistem ini memiliki cara kerja seperti radiator sejatinya, dimana sirkulasi oli akan melewati oil cooler diman memiliki fungsi melepas suhu panas ke udara bebas. Dalam penggunaan ini tentunya adan kekurangan dan kelebihannya, sehingga hanya jenis kendaraan tertentu saja yang menggunakan jenis pendingin satu ini.

Nah itulah ketiga jenis sistem pendingin pada sebuah kendaraan dapat kami sampaikan kepada kalian semua, dalam hal ini cara kerja sistem pendingin dari semua jenis sama yakni untuk menstabilkan suhu mesin motor. Mungkin cukup sekian informasi dapat disampaikan oleh Spbukita.com dan semoga saja artikel diatas bisa membantu dan menambah wawasan seputar dunia otomotif kalian.

Abdullah Ginanjar Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger