√ Fungsi Star Delta : Skema & Komponen

Fungsi Star Delta

Fungsi Star Delta – Star Delta adalah sebuah rangkaian motor listrik yang merupakan gabungan antara rangkaian star dan rangkaian delta, dimana tujuannya yaitu untuk mengurangi lonjakan arus pada saat motor listrik baru dinyalakan. Rangkaian ini biasanya digunakan untuk pengoperasian peralatan elektronik yang menggunakan kabel listrik tiga phase dengan daya tinggi, seperti pemanas listrik dan lainnya.

Rangkaian Star Delta memiliki bentuk menyerupai bintang dan segitiga, karena itulah mengapa rangkaian ini sering juga disebut dengan rangkaian bintang segitiga. Dalam menjalankan fungsi Star Delta, rangkaian ini bekerja secara bergantian dimulai dari rangkaian Star terlebih dahulu kemudian setelah beberapa saat barulah berganti menjadi rangkaian Delta.

Star Delta menjadi sistrm sirkuit yang paling banyak digunakan pada pengoperasian motor tiga phase karena daya besar yang dihasilkanya, sebab seperti kita ketahui motor tiga phase agar bisa digerakan memerlukan daya awal yang besar. Star memiliki fungsi untuk menstabilkan, kemudian jika sudah stabil rangkaian akan diubah ke Delta. Lalu apa sih sebenarnya fungsi Star Delta?

Fungsi Star Delta begitu penting pada sebuah motor listrik. Nah untuk menjawab pertanyaan tersebut, dikesempatan kali ini Spbukita akan memberikan informasi seputar fungsi tersebut untuk Anda. Jadi biar gak penasaran, bagi yang ingin mengetahui atau sedang mencari informasi mengenai fungsi Star Delta bisa simak ulasan dari Spbukita tentang fungsi Star Delta berikut ini.

Fungsi Star Delta

Fungsi Star Delta.

Star Delta memiliki fungsi utama yaitu untuk mengurangi lonjakan arus pada saat motor baru dinyalakan, biasa disebut juga sebagai arus starting. Dimana pada saat motor dinyalakan maka rangkaian Star akan menjalankan fungsi terlebih dahulu, barulah ketika motor telah mencapai 80% rangkaian beganti menjadi Delta. Selain agar tidak terjadi lonjakan arus ketika motor dinyalakan. fungsi atau tujuan lainya yaitu agar torsi motor tidak berkurang. Hal itu terkait dengan kelebihan dari Star yaitu ketika dinyalakan, torsi motor bisa sangat tinggi. Satu lagi fungsi dari Star Delta yaitu membantu menjaga peralatan yang dioperasikan tetap awet.

Skema dan Komponen Star Delta

Skema dan Komponen Star Delta

1. Skema Rngkaian Kontrol Star Delta

Skema Rngkaian Kontrol Star Delta

Dari gambar diatas bisa dilihat bahwa rangkaian memakai tiga buah kontraktor (K1, K2 dan K3), pada saat tombol On 1 ditekan maka lampu indikator berwarna hijau menyala dan rangkaian yang terhubung pada kontak utama kontraktor yakni K1 dan K2. Selanjutnya jika tombol On 2 ditekan maka indikator berwarna kuning nyala dan rangkaian yang terhubung di kontak utama yakni K1 dan K3.

2. Skema Rangkaian Daya Star Delta

Skema Rangkaian Daya Star Delta

Skema diatas menjelaskan tentang hubungan kontak utama dengan sambungan yang ada pada motor listrik, yaitu sebagai berikut :

  • Kontak utama K1 dan K2 dihubungkan secara segitiga atau Delta
  • Kontak utama K1 dan K3 dihubungkan secara bintang atau Star

3. Komponen Star Delta

Dari skema Star Delta diatas bisa diketahui komponen penyusun dari sebuah rangkaian Star Delta, yaitu sebagai berikut :

  • Breaker : Fungsi breaker adalah untukmenghubungkan dan memutuskan arus dari sumber listrik ke rangkaian
  • Termal Overload : Fungsi termal overload yaitu sebagai pembatas aliran listrik, dimana jika aliran listrik melebihi batas yang telah ditentukan maka secara otomatis putaran motor akan dihentikan oleh komponen ini
  • Relay : Fungsi relay adalah untuk mengatur waktu perpindahan dari Star ke Delta
  • Select Switch : Fungsi select switch yaitu sebagai pengatur rangkaian Star ke Delta, apakah berjalan secara otomatis maupun manual
  • Magnetic Contractor : Fungsi komponen ini yaitu untuk mengalirkan dan memutus sumber listrik ke motor tiga phase
  • Timer : Fungsinya timer yaitu untuk mengatur waktu perpindahan dari Star ke Delta
  • Pilot Lamp : Fungsi pilot lamp yaitu sebagai indikator, dimana lampu akan nyala ketika rangkaian berjalan secara otomatis
  • Tombol Off, Star, Delta : Fungsinya komponen ini yaitu untuk mengaktifkan/menjalankan rangkaian ketika di posisi manual
  • Bush Bar Untuk Jalur Netral : Fungsi komponen ini yaitu untuk membuat pengkabelan jalur netral agar tersusun rapi
  • Kabel : Kabel antar komponen pendukung Star Delta berukuran 1 X 0,75, sedangkan untuk jalur kontraktor ke motor ukuran kabelnya menyesuaikan motor yang akan dikontrol
  • Terminal Kabel : Fungsi terminal kabel yaitu membuat pengkabelan dari rangkaian ke motor rapi
  • Box Panel : Fungsi box panel yakni untuk menyimpan peralatan pendukung atau bisa dibilang sebagai rumah bagi komopnen.

Cara Kerja Star Delta

Cara Kerja Star Delta

Pada Star Delta manual cara kerjanya dimulai dengan ditekannya tombol PB 1 maka rangkaian akan menyala, dimana ketika PB 1 ditekan yang terhubung yaitu koil K1 dan K3 dan hal tersebut mengakibatkan semua kontak Normally Open/NO di K1 dan K3 akan terhubung, kemudan semua kontak Normally Close/NC di K1 dan K3 akan terputus. Selanjutnya kontak utama K1 dan K3 dihubungkan secara bintang/Star, sehingga yang terjadi pada motor listrik yaitu rangkaian Star,

Berikutnya pada saat tombol PB 2 ditekan, yang terhubung yaitu koil K1 dan K2, dimana hal tersebut akan menyebabkan semua kontak Normally Open/NO di K1 dan K2 akan terhubung, kemudian semua kontak Normally Close/NC di K1 dan K2 akan terputus. Selanjutnya kontak utama K1 dan K2 dihubungkan secara segitiga atai Delta, sehingga rangkaian yang terjadi yaitu rangkaian Delta.

Akhir Kata

Demikian pembahasan mengenai fungsi Star Delta yang bisa Spbukita bagikan, semoga bisa bermanfaat dan juga membantu serta bisa menambah wawasan bagi para pembaca artikel ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *