Abdullah Ginanjar Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger

3 Cara Menghitung Perbandingan Kompresi, Pakai Rumus Jitu !

Cara Menghitung Perbandingan Kompresi

Cara Menghitung Perbandingan Kompresi – Kapasitas mesin sering kali menjadi pertimbangan saat seseorang akan membeli sebuah kendaraan. Hal itu tersebut menjadi sebuah kewajaran, karena banyak faktor yang mempengaruhi kebutuhan sesorang memilih kendaraan bercc besar ataupun kecil.

Bicara kapasitas mesin, tidak lepas dari volume silinder yang di dapat, yang juga memrupakan volume langkah Piston atau biasa yang di sebut poston dispacement. Volume silinder juga merupakan satuan dasar untuk menentukan pebandingan kompresi.

Perbandingan kompresi sejatinya di sesuaikan dengan kebutuhan kendaraan, karena jika terlalu tinggi maka tidak akan bagus. Jika kebutuhan motor untuk racing atau balap maka harus di lakukan penyetelan seoptimal mungkin, namun jika untuk di gunakan untuk keseharian maka harus di sesuaikan juga dengan ukuran standartnya.

Beberapa mekanik tuner sering kali mengalami kendala, untuk menentukan perbandingan kompresi. Berikut ini spbukita.com akan mengajak anda untuk mengetahui cara menghitung perbandingan kompresi.

Cara Menghitung Perbandingan Kompresi

Cara Menghitung Perbandingan Kompresi

Apa yang di maksud Perbandingan Kompresi ?

Perbandingan Kompresi adalah perbandingan antara volume secara keseluruhan dalam silinder dan ruang bakar dengan volume ruang bakar. Jika di simpulkan secara sederhana, semakin tinggi perbandingan kompresi, maka tekanan yang di hasilkan juga akan besar.

Untuk menghitung perbandingan kompresi ada beberapa tahapan, yang pertama adalah kita perlu menghitung volume silinder dan volume ruang bakar. Tingkat kesulitan menghitung volume ruang bakar memang sering kali menemui kendala, karena ruang bakar memiliki bentuk yang tidak beraturan.

Cara Menghitung Piston Displacement (Volume Silinder)

Cara Menghitung Piston Displacement Volume Silinder

Sebelum mengetahui cara menghitung perbandingan kompresi, maka kita perlu mengetahui volume silinder. Berikut ini cara menghitung volume silinder atau Piston Displacemen.

Piston Displacemen adalah salah satu komponen yang mempengaruhi seberapa besar tenaga yang di hasilkan mesin tersebut. Secara sederhana, jika volume silinder memiliki ukuran yang sangat besar, maka besar juga bahan bakar dan udara yang di hisap ke dalam silinder, volume silinder dapat di hitung menggunakan rumus di bawah ini.

VL = π x r2 x L x N atau π/4 x D2 x L x N

Keterangan :

VL: Volume Silinder
π:Phi dengan nilai 3,14 atau 22/7(22/7 di gunakan jika diameter lingkaran silinder berkelipatan 7)
r: Jari-jari lingkaran silinder
L: Panjang Pistion dari TMA ke TMB
N: Jumlah silinder
D: Diameter Silinder

Hasil perhitungan volume silinder kemudian akan di ketahui, lalu hasil perhitungan dapat di untuk mengukur perbandingan kompresi.

Cara Menghitung Perbandingan Kompresi

Cara Menghitung Perbandingan Kompresi 1

Secara umum, perbandingan kompresi pada mesin cukup berfariasi, jika pada mesin bensin perbandingan mencapai angka 8:1 sampai dengan 11:1, dan tuk mesin diesel pada umumnya angka yang di capai akan lebih tinggi mencapai 16:1 sampai dengan 20:1. Nah berikut ini adalah rumus cara menghitung perbandingan kompresi.

PK = (VL + VC) : VC

Keterangan
PK: perbandingan kompresi
VL: volume langkah piston
VC: volume ruang bakar atau volume kompresi

Cara Meningkatkan Perbandingan Kompresi mesin.

Kompresi bisa di ubah sesuai dengan keperluan, namun kebanyakan mekanik mengubah kompresi hanya untuk keperluan balap, agar motor lebih bertenaga dan akselerasinya lebih cepat. Berikut ini adalah beberapa cara untuk meningkatkan kompresi pada ruang bakar.

1. Memapas Silinder Head Blok Mesin

Cara yang pertama adalah dengan cara mengurangi volume pada ruang bakar, hal tersebut bisa di lakukan dengan cara memapas bagian blok mesin dan bagian boring pada bagian atas. Pemapasan silinder bertujuan untuk meningkatkan volume ruang bakar, agar lebih rapat sehingga rasio kompresi akan naik.

2. Menggunakan Dome Piston

Merapatkan ruang bakar agar kompresi bisa meningkat juga dapat menggunakan Dome PISTON. Karena Dome Piston sendiri memiliki kubah atau tonjolan pada permukaan atasnya, sehingga kepadatan volume ruang bakar akan lebih meningkat tingkat kerapatannya.

3. Meningkatkan Aliran Udara dalam Ruang Bakar

Cara ini tidak banyak di gunakan pada sesorang yang ingin meningkatkan kompresi pada ruang bakar. Pasalnya harus menggunakan perangkat turbo yang harganya cukup lumayan mahal. Cara memperbanyak kapasitas udara pada ruang bakar adalah dengan cara mengganti saluran isap, dan juga mengganti ukuran klep sehingga tingkat kompresi bisa meningkat.

Akhir kata

Tingkat perbandingan Kompresi agar di ubah seuai dengan kebutuhan kendaraan, terlalu over meningkatkan perbandingan kompresi akan mengakibatkan rpm mesin menurun. Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai cara menghitung perbandingan kompresi, semoga apa yang kami rangkum menjadi informasi penting untuk anda.

Abdullah Ginanjar Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *