Abdullah Ginanjar Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger

√ Biaya Turun Mesin Motor : Penyebab, Gejala & Tarif Bengkel Resmi

Biaya Turun Mesin Motor

Biaya Turun Mesin Motor – Mencegah dari pada mengobati, mungkin istilah yang tepat untuk pembahasan kali ini. Turun mesin menjadi kerusakan yang paling di khawatirkan oleh setiap pemilik kendaraan, tidak hanya dari segi biaya turun mesin motor itu sendiri yang cenderung mahal, namun juga ketakutan akan performa mesin yang tak kembali prima.

Perawatan berkala setiap kendaraan bermotor menjadi sesuatu yang wajib bagi setiap pemilik kendaraan, pasalnya jika tidak di lakukan hal seperti service atau ganti oli secara rutin maka akan menimbulkan kerusakan pada mesin. Jika hal tersebut terjadi besar kemungkinan untuk biaya perbaikannya akan begitu mahal.

Kerusakan pada mesin motor menjadi besar kemungkinan, mesin motor harus di bongkar atau yang biasa kita sebut turun mesin. Seperti yang telah disinggung biaya turun mesin motor memakan budget yang tidak sedikit, selain itu juga penanganan mekanik yang akan memperbaiki juga orang mekanik yang benar benar ahli dengan permesinan khususnya motor.

Setidaknya mekanik paham betul apa yang harus di lakukan. Namun sebelum mengetahui besaran biaya turun mesin motor, anda perlu memahami apa saja yang menjadi kerusakannya. Berikut ini spbukita.com akan memberi informasi tentang kisaran biaya turun mesin motor untuk anda.

Tanda-Tanda Mesin Motor Rusak

Biaya Turun Mesin Motor

Sebelum kerusakan terlampau parah dan menyebabkan biaya membengkak, anda harus mengetahui gejala-gejala mesin motor rusak. Segera lakukan penanganan jika beberapa hal ini terjadi pada motor anda.

1. Asap Motor Berwarna Putih

KNALPOT MENGELEUARKAN ASAP putih, menjadi tanda kerusakan mesin yang cenderung parah dan mudah untuk di kenali. Keluarnya asap putih di sebabkan oleh rembesnya oli mesin pada ruang bakar hingga ikut terbakar dan kemudian mengeluarkan efek asap putih.

Gejala tersebut menjadi kewaspadaan pagi setiap pemilik kendaraan bermotor, karena sudah pasti akan mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk perbaikannya, karena ada beberapa komponen mesin dalam harus di lakukan pergantian.

2. Motor Susah Untuk di Hidupkan

Selain asap putih yang keluar dari knalpot, tanda-tanda kerusakan juga bisa di kenali dari susahnya mesin motor untuk menyala. Hal ini di karena kan busi terkena oli, jika di biarkan maka kondisi busi akan berkerak dan kinerja nya tidak maksimal dan besar kemungkinan akan busi tersebut bisa mati. Oli yang merembes masuk pada ruang bakar karena seal klep bocor, silinder blok lecet, RING PISTON melemah.

3. Suara Mesin Kasar

Suara mesin menjadi kasar, hal ini di sebabkan oli di dalam mesin tidak sesuai kapasitas awalnya, atau bahkan bahkan habis karena merembes ke dalam ruang bakar. Hal ini juga menjadi penyebab komponen dalam yang saling bergesekan, karena tidak ada lindungan dari pelunamasan.

4. Mesin Tidak Bertenaga

Efek gejala di atas akan masih berlanjut dengan, kondisi mesin tidak bertenaga di karenakan oli benar benar habis. Potensi kerusakan juga akan berlanjut pada komponen yang saling bergesekan, membuat komponen SEHER atau Ring Seher lecet berujung pada kompresi motor bocor.

Penyebab Motor Turun Mesin

Penyebab Motor Turun Mesin

Penyebab motor turun mesin di pengaruhi beberapa faktor, kami sarankan untuk para pemilik kendaraan bermotor untuk menghindari hal-hal berikut ini, mengingat biaya turun mesin motor yang yang begitu mahal. Berikut adalah penyebab-penyebab motor harus turun mesin.

1. Telat Ganti Oli

Alasan telat mengganti oli mesin menjadi alasan paling sering menjadi penyebab mesin motor rusak. Hal ini berimbas dari rusaknya berbegai komponen dalam mesin karena pelumasan tidak maksimal.

Oli juga akan mengalami penurunan kualitas jika kendaraan sering di gunakan, oleh karena itu di anjurkan pada setiap untuk mengganti oli secara rutin, waktu ideal untuk mengganti oli motor jika pemakain normal adalah 1 bulan sekali.

2. Air Radiator Habis

Efek air radiator yang habis juga menjadi potensi mesin motor rusak, jika air radiator habis maka kondisi mesin akan memanas atau dalam istilah lain overhetat. Kondisi mesin yang overheat akan membuat seher terkunci, dan jika kerusakan ada komponen ini, sudah menjadi kepastian motor anda harus turun mesin.

3. Tidak Melakukan Service Besar

Tidak melakukan Service besar juga menjadi potensi turun mesin motor anda. Bukan tanpa sebab, hal ini di karenakan beberapa bagian kendaraan wajib melakukan pemeriksaan untuk mengembalikan kinerja berbagai komponen motor, setidaknya untuk membersihakan kerak-kerak yang ada di ruang pembakaran, menyetel klep dan memeriksa bagian seher.

Efekknya tidak hanya dari segi performa mesin, namun mesin motor juga akan awet dan pemakaian bahan bakar akan lebih efisien. Setidaknya untuk pengendara motor melakukan service besar 1 minimal 1 tahun sekali agar kondisi mesin tetap terjaga.

4. Mesin Motor Tidak seusai Standar

Melakukan bore-up tidak diimbangi dengan dengan penyesuaian dibagain lain juga memiliki potensi kerusakan dan membuat motor turun mesin. Bore-up atau penambahan kapasitas yang tidak sesuai standar nya membuat mesin bekerja lebih keras.

Biaya Turun Mesin Motor

Setelah mengetahui tentang tanda-tanda kerusakan dan penyebab motor harus turun mesin, beralih pada besaran biaya yang harus di keluarkan jika anda mengalami hal tersebut.

Besaran biaya yang di keluarkan untuk turun mesin di bengkel resmi seperti AHASS di hargai mulai dari 150.000 ribu, tarif tersebut hanya di kenai untuk jasanya saja. Jika mendapati kerusakan komponen mesin seperti komponen piston biaya yang di taksir bisa mencapai 705.000 sampai dengan 1 juta.

Biaya tersebut sudah termasih dengan jasa hingga pergantian komponen, biaya bubut, korter dan juga termasuk dengan jasanya. Sedangkan untuk biaya service besar bisa mencapai 700.000 ribu dan berlaku untuk kendaraan transmisi matic atau manual.

Besaran biaya turun mesin motor AHASS misalnya atau bengkel mandiri sekalipun, memiliki tarif jasa yang berbeda-beda tergantung dengan seberapa besar tingkat kesulitan dan sektor kerusakan yang di alami.

Kesimpulan

Dari informasi yang kami rangkum di atas dapat di simpul kan bahwa, perawatan sebuah kendaraan menjadi sesuatu yang wajib. Pasalnya jika tidak, maka mesin akan mengalami penurunan performa, dan kemungkinan terburuk adalah turun mesin motor yang tentu saja memakan biaya biaya yang tidak sedikit dan sayangi kendaraan anda, sekian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat.

Abdullah Ginanjar Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *