Bearing Motor : Komponen, kode & Fungsinya Terbaru 2020

Bearing Motor atau sering disebut juga dengan laher motor salah satu komponen pada roda motor, perannya sangat penting sekali terhadap kinerja dari roda. Karena dengan adanya bearing, motor dapat melaju dengan stabil tanpa ada hambatan dari komponen lainnya, memiliki bentuk bundar memiliki cara kerja sangat simpel sekali.

Mungkin dari kebanyakan orang masih awam dengan komponen pada as roda satu ini, meski terlihat sepele namun memiliki fungsi sangat besar sekali. Kalian dapat rasakan sendiri jika lahaer motor pada roda sudah mulai rusak, dari cara jalannya saja sudah sangat terasa janggal. Bila roda depan ditekan akan terasa kendor atau bahasa jawanya ogleg.

Jika kendaraan roda dua anda mengalami hal serupa, maka patut dicurigai bila bearing motor atau laher motor sudah rusak. Jenis ini memiliki ukuran berbeda-beda, jadi dalam pergantiannya harus sesuaikan dengan kodenya. Agar dalam proses pergantian laher sesuai dengan dudukannya, soalnya laher harus diposisikan tanpa ruangan sedikitpun. Jika hal tersebut terjadi, maka kinerja laher tidak sesuai dengan sebelumnya.

Inilah salah satu alsan kenapa dalam pergantian laher harus cocok atau kodenya sesuai dengan semuanya. Untuk proses pergantian maupun pemasangan juga cukup sulit, maka dari itu dalam pergantian dibutuhkan beberapa peralatan untuk memudahkan pelepasan dan pemasangannya. Pada kesempatan sangat baik ini Spbukita.com akan jelaskan secara detailnya berikut ini.

Fungsi Bearing Motor Beserta Jenis & Kodenya

Fungsi Bearing Motor Beserta Jenis Kodenya

Laher motor tidak hanya pada bagian roda depan saja kok, ada beberapa bagian yang sama-sama menggunakan laher seperti roda belakang, didalam mesin juga ada. Namun tidak semua bearing miliki ukuran sama dan kodenya juga. Jadi perlsu digaris bawahi dalam penggunaan sebuah laher motor.

Fungsi Bearing Motor

Fungsi Bearing Motor

Disini kami akan sampaikan kepada kalian semua secara detailnya, terutama untuk kalian yang tidak tahu dengan komponen satu ini. Bearing atau laher motor memiliki bentuk bundar seperti roda yang mana pada bagian tengahnya terdapat pelor atau baja berbetuk seperti bola dengan ukuran kecil.

Pada bagian tersebut berguna untuk pergeseran bagian dalam dan luar, dalam kata lain pada laher terdapat dua lingkaran yang ditengahnya ada pelor. Sedangkan fungsinya sebagai media penghubung anatara komponen bergerak dengan komponen diam, sehingga akan bekerja sesuai dengan perhitungannya. Seperti halnya pada as roda sebuah komponen diam, lalu roda merupakan komponen bergerak.

Jenis Bearing

Setidaknya kurang lebih terdapat 6 jenis bearing didalam sebuah motor, dikesempatan kali ini kami akan sebutkan beberapa jenis bearing pada sebuah motor.

Ball bearing

Ball bearing

Pada jenis pertama adalah Ball bearing, pada jenis merupakan sebuah bantalan gelinding dengan menggunakan pelor atau bola-bola terbuat dari baja berukuran kecil. Dimana bola-bola tersebut berfungsi untuk media atau wadah gesekan antara beberapa komponen, biasanya jenis ini sering digunakan pada roda motor.

Barrel Roller bearing

Barrel Roller bearing

Berbeda dengan ball bearing, pada jenis ini memiliki gelindingan seperti pipa-pipa terbuat dari baja. Sedangkan untuk cara kerjanya sama yakni sebagai medai untuk menghubungkan antara komponen bergerkak dan komponen berhenti atau diam.

Cylinder roller bearing

Cylinder roller bearing

Berbeda dengan ball bearing, untuk jenis satu ini memiliki gelindingan seperti silinder terbuat dari baja. Kemudian untuk cara kerjanya sama yakni sebagai medai untuk menghubungkan antara komponen bergerkak dan komponen berhenti atau diam.

Needle bearing

Needle bearing

Needle bearing adalah sebuah bantalan gelinding dengan menggunakan sebuah roller terbuat dari baja. Sedangkan untuk cara kerjanya sama yakni sebagai medai untuk menghubungkan antara komponen bergerkak dan komponen berhenti atau diam.

Taper roller bearing

Taper roller bearing

Taper roller bearing sebuah bantalan gelinding dengan bentuk seperti media kerucut, didalamnya terdapat taper roller berbebntuk silinder. Sedangkan untuk cara kerjanya sama yakni sebagai medai untuk menghubungkan antara komponen bergerkak dan komponen berhenti atau diam.

Arti Kode penutup Bearing

Jika kita lihat secara seksama, akan ada kode disetiap jenis bearing. Dimana kode tersebut memiliki artinya masing-masing, berikut ini beberapa kode bearing dan artinya.

  • Kode V adalah Single Non-contact seal
  • Kode VV adalah Double Non-contact seal
  • Kode DDU adalah Double Contact Seals
  • Kode NR adalah Snap Ring and Groove
  • Kode M adalah Brass Cage
  • Kode Z adalah Single Shielded (tertutupi plat tunggal)
  • Kode ZZ adalah Double Shielded (tertutupi plat ganda)
  • Kode RS adalah Single Sealed (tertutupi seal karet)
  • Kode 2RS adalah Double Sealed (tertutupi seal karet ganda)

Laher motor sebuah komponen penting pada sebuah motor, bahkan tidak jauh berbeda dengan fungsi dari komponen V-Belt karena semua bagian dari sebuah motor memiliki fungsinya masing-masing. Mungkin cukup sekian informasi dari Spbukita.com pada kesempatan kali ini dan semoga saja artikel seperti diatas dapat membantu serta menambah ilmu pengetahuan tentang dunia otomotif.

You May Also Like

About the Author: Abdullah Ginanjar

Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger