Abdullah Ginanjar Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger

√ Bagian-Bagian Dial Indicator : Fungsi & Cara Menggunakan

Bagian Bagian Dial Indicator

Bagian-Bagian Dial Indicator – Dunia otomotif seolah tidak pernah habis habis pembahasan. Pada kesempatan kali ini spbukita.com akan membahas tentang senjata salah satu senjata mekanik, untuk mengatasi msin yang bermasalah yakni Dial Indicator.

Dalam dunia mekanik otomotif, nama Dial Indicator menjadi sesuatu yang tidak asing, alat bernama. Alat ini adalah alat yang berfungsi sebagai alat ukur mekanik yang biasa di gunakan pada bidang perbengkelan.

Secara detail dalam dunia nekanik alat ini sering di gunakan untuk pengukuran atau memeriksa penyimpangan suatu bidang, mengukur tingkat kesejajaran sebuah bidang permukaan dan masih banyak lainnya. Dial Indicator memiliki tingkat keakuran dalam mengukur yang cukup baik.

Diel mampu mencatatkan angka akurat dengan catatan 1/1000 mm,, untuk itu alat ini menjadi andalan dari para mekanik dalam mengukur. Berikut ini ulasan lengkap tentang bagian-bagian Indicator, serta fungsi dan car5a penggunaan.

Bagian-Bagian Dial Indicator, Fungsi, dan Cara Menggunakan

Bagian Bagian Dial Indicator

Bagian-bagian Dial Indicator

Sebagai alat ukur yang memiliki tingkat keakuratan terbaik, alat ini berbentuk menyerupai jam, dengan berbagai komponen-komponen pendukukung yang menunjang kinerjanya. Lalu apa saja bagian-bagian Indicator?

Oter Ring

Salah satu bagian-bagian yang menempatkan jarum jam pada angka nol, pada penggunaanya Outer Ring akan berputar pada dua arah, ke kanan dan ke kiri untuk menentukan angka nol dengan ketepatan.

Sekrup Pengunci

Selanjutnya adalah Sekrub Pengunci ( Fine Adjustment), fungsi komponen Diel indikator yang satu ini adalah untuk mengunci outer ring pada saat menemukan ketepatan angka nol, sehingga angka pada outher ring tidak berubah.

Jarum Penunjuk

Dalam bagian Dial Indicator terdapat sebuah jarum panjang yang akan bergerak saat bidang sentuh tertekan. Nilai dial gauge yang di gunakan akan menentukan nilai angka dari pergerakan jarum.

Jarum Penghitung Putaran

Selanjutnya adalah jarum penghitung putaran, dengan bergerak satu ruas. Berbeda dengan jarum penunjuk yang akan bergerak satu putaran.

Batas Toleransi

Pada proses pengukran benda, dua alat ini akan bergeser ke kiri dan ke kanan sesuai dengan kebutuhan.

Stem

Bagian Dial Indikator stem adalah komponen yang berfungsi sebagai tempat spindel agar bergerak ke atas ataupu ke bawah.

Spindle

Pada bagian alat pengukur ini terdapat komponen bernama spindel, fungsinya adalah untuk menyimpan pada dial Indikator.

Magnetik Holder

Sementara bagain Dial Indicator yang paling mendasar adalah magnetic switch, yang berfungsi sebagai landasan magnet yang di letakan pada meja ukur yang terbuat pada besi, tujuannya adalah alat tidak berpindah posisi.

Fungsi Dial Indicator

Dial Indicator secara inti memang menjadi sebuah alat untuk mengukur, penggunaannya memeiliki beberapa fungsi untuk mengukur, antara lain:

  • Memeriksa penyimpangan aksial drum pada roda mobil.
  • Mengukur putaran beberapa bantalan dan mengukur bearing pada poros engkol.
  • Untuk mengukur kesejajaran permukaan.
  • Mensetting atau menyetel kesentrisan benda kerja pada mesin bubut.
  • Mengukur dan memeriksa penyimpangan eksentris.
  • Mengukur plat siku.
  • Mengukur kebulatan diameter poros.

Cara Menggunakan Dial Indicator

Cara Menggunakan Dial Indicator

Sebagai alat ukur, alat ini mempunyai ketentuan untuk cara penggunaannya.Berikut ini adalah cara menggunakan Dial Indicator dengan baik dan benar.

  • Cara yang pertama adalah letakan dial indicator pada magnetica holder
  • Pastikan terpasang dengan kencang, pasalnya jika tidak kencang angka yang di hasilkan akan salah perhitungan, karena berpindah posisi.
  • Langkah selanjutnya, letakan sensor pada permukaan benda yang akan di ukur.
  • Gerakkan sepanjang benda yang akan di ukur
  • Membaca hasil penyimpangan yang di patok pada jarum

Prisip Kerja Dial Indikator

Prisip Kerja Dial Indikator

Alata pengukur yang satu memiliki prinsip kerja dengan cara mengubah gerak linier dari sensor, lalu di ubah menjadi gerak rotasi yang di tuangkan pada jarum penunjuk. Pada prosesnyadi perantarai oleh batang bergigi dan susunan roda gigi yang terdapat di dalam.

Selanjutnya, pegas koil menekan batang bergigi, sehingga sensor terus menerus menekan ke bawah, lalu bergeser pada pegas spiral yang memiliki peran untuk menekan transmisi pada roda gigi, sehingga permukaan gigi yang berpasang akan terus menekan sisi yang sama untuk dua putaran.

Proses tersebut guna menghindari backlas yang besar kemungkinan dapat terjadi, pasalnya profil roda gigi tidak sempurna dan muad untuk aus. Selain itu alat ini juga memiliki fitur jewel yang berfungsi untuk mengurangi gesekan pada poros roda gigi.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai salah satu alat yang sering di butuhkan para mekanik bernama dial indicator, semoga informasi yang kami rangku menjadi sumber informasi untuk anda.

Abdullah Ginanjar Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *