Apa Itu Seher Motor ? Fungsi & Cara Kerjanya

Jika anda sering melihat motor 4 tak tetapi mengeluarkan asap putih pekat pada bagian knalpot, itu pertanda jika motor tersebut mengalami kerusakan didalam mesin. Jika motor anda mengalami hal serupa maka anda perlu waspada, biasanya kejadian tersebut bisa menyerang pada bagian seher motor atau piston.

Nah disini anda sudah tahu belum apa itu seher motor atau piston ? mungkin dari sekian banyak pengguna sudah tahu banyak dengan komponen satu ini, namun ada juga yang belum tahu. Disini Spbukita.com akan informasikan kepada semua pengguna kendaraan roda dua, bagaimana pentingnya sehar motor terhadap performa yang dihasilkan dari sebuah motor.

Piston motor memiliki fungsi sangat penting sekali dalam proses pembakaran, dimana nantinya seher akan berfungsi mengkonversi daya ekpansi dari pembakaran menjadi gerakan energi mekanik. Nah itulah sedikit gambaran dari pengertian piston motor atau lebih dikenal dengan nama seher motor.

Piston motor bekerja dengan dukungan beberapa komponen lainnya, seperti busi motor berfungsi untuk menghasilkan percikan api kecil. Lalu ada karburator berfungsi suplai bahan bakar dan udara, lalu masih ada banyak komponen lainnya. Nah dikesempatan kali ini Spbukita.com akan menjelaskan kepada semua apa itu seher motor berikut ini.

Apa itu Seher Motor Fungsi & Cara Kerjanya

Apa itu Seher Motor Fungsi Cara Kerja

Sebelum kami membahas lebih dalam untuk komponen seher motor atau piston motor, jika komponen ini sangat penting sekali. Sehingga perawatan memang sangat disarankan, apalagi pada bagian ring seher atau ring piston. Meski komponen ini hanya seperti ring biasa, namun fungsinya sangat besar sekali.

Apa itu Seher Motor

Diawal pembahasan juga sudah sempat kami sampaikan kepada anda semuanya jika seher terbuat dari logam padat, nantinya pada bagian luarnya agak meruncing seperti gunung. Perhitungannya akan disesuaiikan dengan ukuran piston itu sendiri, karena ada cukup banyak ukuran piston atau seher yang bisa digunakan.

Adapun beberapa jenis seher motor dari Oval, Slipper, Split dan Authothermic dari beberap jenis yang kami sebutkan tadi memiliki cara kerja yang sama. Dari setiap jenis piston seperti tersebut memiliki keunggulannya masing-masing, dalam penggunaan bisa ditentukan dari karakter motor itu sendiri.

Fungsi Seher Motor

Fungsi Seher Motor

Kurang lebih seher motor memiliki fungsi untuk pembakaran, didalam ruang pembakaran akan ada beberapa komponen yang bekerja yakni seher, katup dan lainnya. Nah pada saat proses pembakaran terjadi seher memiliki peran sangat penting sekali, untuk lebih jelasnya simak ulasan berikut ini.

Mengubah Energi

Setidaknya kurang lebih ada beberapa fungsi dari Seher motor, salah satunya mengkonversi daya ekpansi dari pembakaran jadi gerakan energi mekanik. Sedangkan cara kerja untuk mengubah daya ekpansi menjadi energi mekanik dikarenakan, hal tersebut dikarenakan proses pembakaran yang terjadi.

Dimana energi ekpansi merupakan hasil pembakaran dan gas sisa pembakaran, nantinya akan dibawa oleh gerakan psiton dari titik atas ke titik bawah. Nah itulah salah satu fungsi dari piston motor atau seher motor.

Menghisap udara kedalam silinder

Fungsi selanjutnya adalah menghisap udara masuk kedalam silinder, untuk cara kerjanya sangat mudah sekali. Pergerakan dari seher motor ialah naik dan turun, ketika seher pada posisi atas dan mau menurun maka udara didalamnya akan terbawa dan masuk ke dalam lubang silinder.

Mendorong Gas Sisa Pembakaran Keluar

Lalu seher motor juga berfungsi membuang atau mendorong sisa dari pembakaran, pada saat seher naik ke atas maka secara otomatis volume pembakaran akan semakin mengecil. Pada waktu tersebut katup buang akan membuka, nah sisa gas dari pembakaran tersebut akan didorong oleh seher pada saat naik ke posisi atas.

Ukuran Seher Motor

Ukuran Seher Motor

Bila melihat dari jenis kendaraan roda dua sangat bervarian, bukan berarti ukuran piston akan sama semua. Ukuran piston bisa dilihat dari jenis kendaraan serta kapasitas mesinnya, nah ini yang harus diperhatikan jika kalian ingin ganti seher ataupun bore up. Adapun beberapa ukuran piston oversize yang harus diperhatikan pada setiap motor, berikut ini beberapa ukuran piston oversize :

  • Ukuran piston oversize : 0,00 (ukuran standar bawaan pabrik)
  • Ukuran piston oversize : 0,25
  • Ukuran piston oversize : 0,50
  • Ukuran piston oversize : 100
  • Ukuran piston oversize : 125
  • Ukuran piston oversize : 150
  • Ukuran piston oversize : 175
  • Ukuran piston oversize : 200 (ukuran dari merk dan tipe tertentu)

Cara Kerja Seher Motor

Jika diperhatikan secara kasat mata seher motor memang bergerak hanya naik turun saja, namun bili kita teliti lagi. Pergerakan tersebut memiliki fungsi sangat berarti terhadap pembakaran yang terjadi, sehingga menghasilkan tenaga pada sebuah motor. Dalam proses pembakaran beberapa komponen yang ikut berperan juga harus berperforma bagus agar dapat kerja lebih sempurna.

Pada saat seher motor atau piston motor berada di posisi atas atau naik, maka volume silinder akan menjadi lebih kecil atau kompresi lebih kecil. Mah ketika posisi seperti ini akan dimanfaatkan untuk naikan tekanan serta temperatur gas yang sebelumnya telah berada pada ruang bakarnya. Selain itu juga dimanfaatkan untuk mendorong sisa gas pada saat proses pembakaran terjadi.

Seperti itulah kira-kira pengertian dari apa itu Seher motor atau bahas umumnya piston motor atau juga kepala silinder. Pada komponen ini akan digerakan oleh setang seher sehingga bisa naik turun untuk membantu proses pembakaran. Mungkin cukup sekian informasi dari Spbukita.com kali ini dan semoga saja informasi seperti diatas bisa membantu atau juga menambah ilmu pengetahuan seputar dunia otomotif.

You May Also Like

About the Author: Abdullah Ginanjar

Seorang Teknisi Yang Sekarang Ini Aktif Di Dunia Blogger